Berita Bola Terkini | electralease.com - Mirror Bolabet

Berita Bola Terkini | electralease.com – Mirror Bolabet Agen Bola Terpercaya

Barcelona Persilahkan Pedro Rodriguez Pergi

Barcelona Persilahkan Pedro Rodriguez Pergi

Pelatih Luis Enrique mengaku telah berbicara dengan penyerang tim Nasional Spanyol tersebut, namun sang Entrenador enggan menjelaskan secara detil hasil pembicaraannya dengan Pedro.

Barcelona saat ini memang terancam kehilangan sejumlah pemain mereka lantaran musim lalu tak sedikit pemain yang jarang mendapat jatah berlaga sebagai starter maupun pengganti, salah satunya adalah Pedro Rodriguez. Kedahsyatan Trio MSN Raksasa Catalan di lini depan seolah tak menyisakan sedikitpun kesempatan kepada Penyerang Jebolan la Masia tersebut, alhasil beberapa raksasa Eropa seperti Manchester United dan Paris Saint-Germain pun kabarnya tertarik untuk mendapatkan Servis Pedro.

Terkait peluang sang pemain untuk meninggalkan Camp Nou, Pelatih Luis Enrique angkat bicara, karena bagaimanapun keputusan terkait masa depan sepenuhnya ada di tangan sang pemain.

“Pedro? Jika dia memang ingin pergi, maka harus ada klub yang bisa menebus klausulnya. Saya sudah berbicara tentang masalah ini dengan Pedro, dan saya sudah meminta dia untuk berpikir ulang tentang hal tersebut. Dia menungkapkan apa yang dia rasakan kepada saya, namun tentu saja saya tidak akan membocorkan apa yang telah kami bicarakan secara mendetil” Ujar pelatih yang musim lalu berhasil persembahkan treble winner bagi Barcelona.

Menurut informasi yang terdengar di sejumlah media, bukan hanya Paris Saint-Germain dan Manchester United saja yang menginginkan servis Pedro, tetapi juga Arsenal dan Chelsea, bahkan kabarnya mereka telah melayangkan tawaran untuk Barcelona.

Daftar Lengkap Seputar Prestasi Jose Mourinho

Daftar Lengkap Seputar Prestasi Jose Mourinho

Sejauh ini, Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih yang lekat akan kontroversi. Ia kerap kali melontarkan ucapan-ucapan dan tingkah laku yang begitu memancing perhatian publik. Akan tetapi, dibalik semua itu tentu kita juga mengenal jika Mourinho adalah salah satu pelatih terbaik yang ada di dunia saat ini.

Terkait hal itu, berikut ini sudah kami persiapkan tentang rangkuman prestasi yang pernah diraih oleh Jose Mourinho sepanjang karirnya sebagai pelatih. Rangkuman ini kami berikan dalam rangka tribut ulang tahun Mourinho ke 52 yang belum lama ini ia rayakan.

1. Juara Liga Dari 4 Klub
Jose Mourinho menjadi pelatih pertama dan satu-satunya yang mampu meraih empat kali juara liga dari empat klub di negara yang berbeda. Porto, Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid adalah empat klub yang dimaksud.

2. Meraih Poin Tertinggi Bersama 3 Klub Berbeda
Mourinho juga menjadi pelatih pertama yang mampu membawa klubnya meraih juara dengan raihan poin tertinggi di sepanjang sejarah liganya masing-masing. Daftar raihannya adalah: Porto 86 poin, Chelsea 95 poin, Real Madrid 100 poin .

3. Rekor 150 Laga Kandang Tanpa Kekalahan
Pelatih asal Portugal itu dikenal sebagai sosok yang jago kandang. Pasalnya, ia bersama klub-klubnya mampu melewati 150 laga kandang tanpa kekalahan dengan rincian: Porto 38 laga, Chelsea 60 laga, Inter 38 laga, dan Real Madrid 14 laga.

4. Hanya 4 Kali Kalah Di Kandang
Dalam kurun waktu 10 tahun karirnya sebagai pelatih sepakbola profesional. Jose Mourinho hanya empat kali mengalami kekalahan ketika melakoni partai kandang. Hal itu juga menjadi alasan lain mengapa ia pantas mendapat predikat pelatih spesialis laga kandang.

5. Trable Winner Pertama Inter Milan
Pelatih berjuluk The Special One itu mampu menjadi pelatih pertama yang bisa membawa klub asal Italia meraih gelar Serie-A, Copa Italia dan Liga Champions dalam waktu satu musim. Raihan itu ia dapatkan ketika menjadi pelatih Inter Milan.

6. Trofi
Berbicara tentang raihan, tentu trofi bisa menjadi patokan utama dari kesuksesan seorang pelatih. Dan berikut ini kami mempunyai daftar lengkap raihan trofi yang berhasil didapatkan oleh Jose Mourinho disepanjang karirnya.

Porto
Primeira Liga (2)
Taca de Portuga (1)
Supertaca Candido de Oliveira (1)
UEFA Champions League (1)
UEFA Cup (1)

Chelsea
Premier League (2)
FA Cup (1)
Football League Cup (2)
FA Community Shield (1)

Inter Milan
Serie A (2)
Coppa Italia (1)
Supercoppa Italiana (1)
UEFA Champions League (1)

Real Madrid
La Liga (1)
Copa del Rey (1)
Supercopa de Espana (1)

Arda Turan Tak Pernah Berencana Gabung Chelsea

Arda Turan Tak Pernah Berencana Gabung Chelsea

Presiden Atletico Madrid, Enrique Cerezo mengklaim bahwa Barcelona adalah Prioritas utama Arda Turan jika meninggalkan Atletico Madrid, meski sang pemain harus absen sampai Januari mendatang.

Gelandang Tim Nasional Turki, Arda Turan, akhirnya merampungkan kepindahan menuju salah satu klub saingan Atletico madrid di La Liga Spanyol, FC Barcelona. Ya, kepindahan sang pemain telah diresmikan Raksasa Catalan setelah tercapainya kesepakatan yang disinyalir seharga 34 Juta Euro plus Bonus sebesar 7 Juta Euro dengan beberapa syarat tertentu.

Sebelumnya, mantan pemain Galatasaray itu sempat diisukan bakal bermain bagi salah satu klub Liga Primer Inggris, dan Chelsea adalah yang paling dekat dengan Turan. Namun ternyata, isu tersebut terbantahkan oleh peresemian kepindahan Turan menuju Barcelona, dan ternyata anggapan bahwa Turan benar-benar ingin mengikuti jejak Courtois, Filipe Luis dan Diego Costa tidaklah benar, hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Atletico Madrid, Enrique Cerezo. Dalam keterangannya, sang Presiden mengklaim bahwa satu-satunya klub yang menjadi Prioritas Turan jika meninggalkan Atletico Madrid adalah Barcelona.

“Kami tidak berbicara dengan Chelsea karena Barcelona selalu menjadi pilihan pertama Turan, kami mencapai kesepakatan dengan mereka karena desakan dari pelatih Luis Enrique” Demikian papar Cerezo seperti dilansir Harian AS.

Terkait Embargo Transfer yang masih mengikat Barcelona, Arda turan terpaksa harus mengikuti pemain lain, Aleix Vidal yang juga direkrut beberapa waktu lalu dari Sevilla untuk absen sampai bulan Januari tahun depan.

Juan Mata Pede Kembali Dipanggil Timnas Spanyol

Juan Mata Pede Kembali Dipanggil Timnas Spanyol

Gelandang Manchester United, Juan Mata mengaku tidak putus asa untuk bisa kembali menembus skuat utama Tim Naisonal Spanyol di masa mendatang.

Seperti yang kita tahu, Juan Mata sendiri sudah lama tidak masuk dalam rencana pelatih Vicente Del Bosque pasca kegagalan dari ajang Piala Dunia 2014 kemarin, dimana Spanyol tersisih lebih awal pada babak penyisihan Group. Hasilnya, Juan Mata tak mengikuti beberapa pertandingan penting termasuk lanjutan kualifikasi Piala Euro 2016 dan sejumlah laga ujicoba Internasional.

Terkait hal ini, melalui situs Pribadinya, mantan penggawa Chelsea tersebut berkeyakinan mampu kembali mengamankan tempat di skuat La Furia Roja pada masa mendatang.

“Seperti yang selalu saya katakan sebelumnya, saya sangat beruntung pernah bermain dan memenangkan Piala Dunia (pada tahun 2010 lalu) dan Piala Eropa (2012). Turut mengambil bagian dalam kompetisi yang paling bergengsi, tapi saat ini saya masih memiliki semangat seperti ketika menjalani debut bersama Timnas”

“Saya yakin, sedang berada di usia yang sempurna dalam karir saya di dunia sepakbola, dan saya tak sabar terus memberikan kontribusi juga meraih banyak sukses bersama dengan Tim Nasional”

“Itulah yang terus saya yakini setiap harinya, berlatih dan bermain maksimal, berupaya melakukan sebaik yang saya bisa. Setelah itu, tentu saja tugas pelatih untuk memilih pemain di setoiap pertandingan, jadi sekarang saya memaksimalkan setiap hari linur ini untuk terus berlatih, tapi juga tetap beristirahat” papar Mata.

Gagal Ke Final Piala FA, Rodgers Akui Keunggulan Aston Villa

Gagal Ke Final Piala FA, Rodgers Akui Keunggulan Aston Villa

Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers mengakui penampilan apik tim tuan rumah Aston Villa yang membuat tim besutannya tersingkir dari semifinal Piala FA Musim ini.

Seperti yang kita tahu, pada pertemuan babak semifinal Piala FA melawan Aston Villa yang berlangsung Senin dinihari (20/04) di Villa Park Stadium, Liverpool sempat unggul lebih dulu lewat gol Philippe Coutinho, sayangnya gol tersebut kemudian disamakan tuan rumah melalui Christian Benteke selang enam menit saja. Kedudukan kemudian berbalik di babak kedua, saat Fabian Delph sukses manfaatkan kerja sama dengan Grealish untuk membawa tim tuan rumah unggul 2-1.

Skor 2-1 bertahan sampai laga usai, dimana berkat kemenangan tersebut, Aston Villa lebih berhak melangkah ke Wembley untuk pertandingan final kontra Arsenal yang sebelumnya lebih dulu mengalahkan Reading di partai Semifinal.

Tentu saja Rodgers menyesalkan kegagalan tim nya menuju Partai Final, namun dia juga mengakui tim lawan bermain baik, sedangkan para penggawa Liverpool tampil buruk dan tidak seperti biasanya.

“Jujur, kami bermain lebih buruk, dan lawan kami bermain lebih baik hari ini. Kami terlihat jauh dari performa maksimal yang biasanya bisa kami tampilkan. Secara permainan, dan ritme pertandingan yang kami jalani, sangat jauh berbeda andai dibandingkan denganapa yang sebelumnya bisa kami berikan dalam beberapa Periode terakhir” Ujar Rodgers kepada talkSPORT selepas pertandingan.

Liverpool gagal mempersembahkan trofi Piala FA kepada Sang Kapten, Legend Hidup sekaligus ikon Klub, Steven Gerrard yang akan meninggalkan Anfield pada penghujung musim ini.

AC Milan Hentikan Aktivitas di Bursa Transfer Musim Panas

AC Milan Hentikan Aktivitas di Bursa Transfer Musim Panas

Soal Ibrahimovic, CEO Klub Adriano Galliani tak merasa bahwa PSG akan melepas sang Striker, tapi jika dilepas maka AC Milan siap sedia bergerak mendapatkan jasanya kembali.

AC Milan memang bergerak cukup sigap dalam edisi bursa transfer musim panas tahun ini, mengingat ambisi mereka untuk kembali meraih kejayaan setelah sempat terpuruk dalam beberapa musim terakhir. Sejauh ini, Rossoneri telah mendatangkan empat amunisi anyar yang antara lain adalah Carlos Bacca, Luiz Adriano, Andrea Bertolacci dan Alessio Romagnoli. Namun, sampai sekarang AC Milan masih dikaitkan dengan penyerang veteran Paris Saint-Germain yang merupakan mantan pemain andalan mereka, Zlatan Ibrahimovic. Tapi, CEO klub, Adriano Galliani menegaskan bahwa aktivitas AC Milan di Bursa Transfer telah resmi selesai, tapi ada pengecualian.

“Saya rasa bursa transfer kami telah berakhir di sini, walaupun akan selalu ada opsi yang menarik. Kami tidak butuh gelandang lagi atau opsi di posisi manapun, karena kami telah mencover semua area dengan baik. Soal Zlatan, saya tak merasa bahwa PSG akan membiarkan pemain mereka itu pergi, namun jika memang mereka melaukannya, maka kami bakal berusaha untuk itu” Ujar Galliani kepada reporter.

Itu berarti, Alessio Romagnoli yang didatangkan dari AS Roma bebreapa hari lalu adalah pemain terakhir yang direkrut Rossoneri di bursa transfer musim panas tahun ini. Musim depan, mereka akan datang dengan wajah baru, dan perubahan di pos pelatih yang kini dijabat oleh Sinisa Mihajlovic.

Carlos Bacca Ingin Ikuti Jejak Sukses Dua Legenda AC Milan

Carlos Bacca Ingin Ikuti Jejak Sukses Dua Legenda AC Milan

Penyerang Internasional Kolombia itu juga mengaku bahwa kebesaran sejarah AC Milan adalah salah satu alasan bagi dirinya memilih bergabung dengan Rossoneri.

Carlos Bacca, striker yang didatangkan AC Milan dari Sevilla pada bursa transfer musim panas kemarin ini berhasil mencetak sepasang gol dalam kemenangan 3-2 yang diraih Bianconneri kontra Palermo akhir pekan kemarin sebagai lanjutan Serie A Italia Giornata ke-4. Tentu saja, sepasang gol tersebut membuat penyerang Internasional Kolombia merasa senang, dan kepada reporter selepas pertandingan, Bacca mengaku ingin mengikuti jejak sukses dua legenda milan, George Weah dan Filippo Inzaghi.

“Saya senang dengan kemenangan ini dan dengan gol-gol yang saya cetak, tapi di atas semua itu, saya senang dengan performa tim kami. Weah dan Inzaghi telah membuat sejarah untuk klub ini dan saya juga ingin meninggalkan tanda (nama) saya dalam sejarah tim ini. Semua gol yang telah saya cetak sangat penting bagi saya, namun jika memang harus memilih mana yang terfavorit, mungkin adalah sundulan kepala”

”Saya amat senang bermain untuk klub besar ini, saya memilih bergabung dengan AC Milan karena sejarah klub ini dan semua yang mereka capai dalam sepakbola. Saya berlatih keras demi menjamin bahwa saya ingin mencapai level dengan berseragam kostum prestisius ini” Kata Carlos Bacca kepada reporter selepas pertandingan.

Berkat kemenangan tersebut, AC Milan kini duduk di peringkat ke-9 dengan total enam poin.

Mourinho Kaget Dengan Perkembangan Kurt Zouma

Mourinho Kaget Dengan Perkembangan Kurt Zouma

Bek tengah 21 tahun asal Prancis, Kurt Zouma berhasil menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain muda potensial bersama dengan Chelsea sejak awal musim 2014/15 ini. Bahkan, pemain yang direkrut Chelsea dari Saint-Etienne itu tetap tampil cemerlang ketika Jose Mourinho menempatkannya sebagai Gelandang bertahan akibat absennya dua pemain andalan yang biasanya menghuni posisi tersebut, Nemanja Matic dan John Obi Mikel.

The Special One sendiri mengaku terkejut akan perkembangan yang dialami Zouma, hal ini lantaran pada awal masa bergabung dengan Chelsea, sang pemain benar-benar buta dalam hal taktik dan penerapan strategi. Mourinho juga sempat melihat kesalahan dalam performa Zouma ketika tur pra musim menghadapi Werder Bremen, kemudian Ferencvaros dan beberapa pertandingan lain. Tapi semakin kesini, Zouma semakin mengerti dengan semua hal yang tidak dia ketahui, dengan kata lain, Bintang muda asal Prancis itu sudah berhasil beradaptasi.

“Zouma bermain lebih gemilang dari apa yang saya bayangkan, lebih dari yang dia bayangkan dan lebih dari yang semua orang bayangkan. Jadi, dia mendapatkan sebuah pengalaman yang sangat penting bagi karirnya”

“Kami membelinya dengan alasan fisik, namun saya tidak gembira karena pengetahuan dangkalnya tentang aktik pertandingan. Kami sendiri yakin kami bisa memberikan itu kepadanya, pada tur Pra-Musim, saya menyaksikan kesalahan-kesalahan yang dia lakukan dalam pertandingan melawan Werder Bremen dan Ferencvaros”

“ketika itu saya berpikir ‘Tidak masalah, ini hanya soal waktu’, dia orang yang cerah, rendah hati, ingin belajar dan pekerja keras, pandai mendengarkan juga Pintar, dia cepat dalam proses yang membawanya ke Level dimana dia bisa bersaing dengan Gary Cahill” Jelas Mourinho.

Jurgen Klopp Dinilai Sangat Cocok Tangani Liverpool

Jurgen Klopp Dinilai Sangat Cocok Tangani Liverpool

Anggapan tersebut dituturkan oleh salah seorang mantan pelatih Liverpool, Gerard Houllier, dimana menurutnya, Jurgen Klopp adalah sosok juru taktik yang sangat ideal bagi The Reds.

Liverpool memang telah resmi menunjuk Jurgen Klopp untuk gantikan Brendan Rodgers di kursi pelatih selepas manajer asal Republik Irlandia itu didepak beberapa pekan lalu. Di pertandingan pertamanya sebagai pelatih Liverpool, Jurgen Klopp gagal persembahkan kemenangan bagi tim Marseyside. Berhadapan dengan Tottenham Hotspur di White Hart Lane, dengan sejumlah pemain yang menepi karena cedera, Klopp hanya hadirkan hasil imbang tanpa gol sepanjang pertandingan. Tapi banyak pihak yang menilai bahwa performa Liverpool dalam pertandingan tersebut terbilang sudah cukup bagus.

Klopp dinilai sangat ideal bagi Liverpool oleh beberapa pihak, termasuk diantaranya mantan juru taktik The Reds, Gerard Houllier. Sosok asal Prancis itu mengaku senang atas dipilihnya Klopp sebagai pelatih anyar Liverpool.

“Sejak Liverpool memutuskan untuk berpisah dengan Brendan Rodgers, saya rasa mereka bakal mencari tipe manajemen yang berbeda. Saya sendiri senang karena Jurgen telah bergabung karena dia sangat tertarik dengan Liverpool”

”Dia suka dengan klub ini dan dia juga suka dengan nilai-nilai klub,saya merasa bahwa dia akan membawa banyak hal ke klub. Kepemimpinannya adalah transfer emosi, dan dalam kasus ini, bisa saya katakan bahwa klopp akan bagus untuk Liverpool” Kata Gerard Houllier kepada beIN Sport.

Liverpool akan berhadapan dengan Rubin Kazan dalam lanjutan Liga Europa musim ini di Anfield, dan akan menjadi laga pertama klopp di Anfield.

Kali Ke-4 Juventus Kuasai Italia Setelah Pergantian Pelatih

Kali Ke-4 Juventus Kuasai Italia Setelah Pergantian Pelatih

Juventus akhirnya pada musim ini berhasil meraih kembali juara di Seri A setelah sebelumnya terjadi kekacauan akibat pergantian pelatih. Juventus memenangkan gelar setelah menang atas Sampdoria dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan kali ke empat Juventus setelah tiga musim berturut-turut sebelumnya memenangkan gelar ini. Awalnya banyak pihak tidak yakin bahwa pada musin ini Juventus akan bisa mempertahankan gelar yang sebelumnya diraih dengan bergantinya pelatih yang baru, Massimilano Allegri. Pasalnya ke tiga gelar juara yang diraih sebelumnya bisa terjadi karena asuhan Antonio Conte sebagai pelatihnya. Pasalnya Allegri ini tidak banyak memiliki catatan prestasi yang baik dan hanya pernah satu kali membawa asuhannya, AC Milan meraih gelar Scudetto.

Para fans juga banyak yang mengkritik tatkala Allegri menjabat sebagai pelatih di Juventus karena khawatir Juventus tak akan bisa mempertahankan gelar yang sebelumnya selama tiga kali berturut-turut diraihnya. Pada hari pertama Allegri melatih banyak fans melakukan berbagai tindakan anarkis untuk memprotes putusan klub, namun hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Allegri untuk semakin membuktikan dirinya, dia mampu memenangi gelar ini. Gelar Scudetto ini menjadi gelar yang ke-31 bagi Juventus dalam Seri A.

Trofi yang diraih Juventus tersebut jumlahnya masih kalah satu dibanding dengan Real Madrid yang telah meraih trofi di berbagai liga sebanyak 32 trofi. Bisa dibilang Juventus akan bisa segera menyamai Real Madrid. Juventus sendiri sebelumnya juga pernah meraih gelar juara berturut-turut sebanyak 5 kali yaitu pada tahun 1931-1935, dan saat ini terulang kembali dengan gelar yang hampir sama jumlahnya.
Andrea Pirlo yang merupakan sosok penting di Juventus menilai bahwa timnya bisa menjadi sukses karena berhasil dalam mempertahankan karakter yang dimiliki. Ia merasa hal tersebutlah kunci utama kesuksesan Juventus. Tak hanya itu mereka juga memiliki semangat tinggi untuk tidak cepat menyerah dan menempatkan target setinggi mungkin sehingga semangat mereka menyala. Kemenangan ini tentunya mengejutkan bagi fans yang sebelumnya memprotes adanya Allegri di Juventus. Bahkan Leonardo Bonucci juga tak menyangkan bahwa Juventus akan memenangi liga kali ini karena awal musin sudah diwarnai dengan banyak kekacauan akibat perginya sang pelatih.

Kehebatan Juventus ini sudah tak tertandingi. Dengan memenangkan liga selama 4 musim berturut-turut di tingkat domestik. Sangat disayangkan karena tidak bisa memenangkannya di kancah Eropa. Di Europe League Juventus justru tak banyak berkembang. Ia bahkan tidak mampu melewati perempat final yang saat itu melawan Bayern Munich pada 2013-2014. Sementara itu di musim ini mereka bisa melewati babak perempat final dan akan melaju ke babak final. Namun dengan Real Madrid sebagai lawan akan sangat sulit.